Find and Follow Us

Minggu, 18 Agustus 2019 | 14:30 WIB

Indonesia U-18 6-1 Brunei U-18

Menang Besar Atas Brunei, Ini Komentar Fakhri

Oleh : Arif Budiwinarto | Minggu, 11 Agustus 2019 | 00:09 WIB
Menang Besar Atas Brunei, Ini Komentar Fakhri
Pelatih Timnas Indonesia U-18, Fakhri Husaini - (Foto: Inilahcom)

INILAHCOM, Ho Chi Minh City - Pelatih Timnas Indonesia U-18, Fakhri Husaini, mengapresiasi performa pemain yang baru diturunkan di Piala AFF U-18 saat menang besar atas Brunei Darussalam U-18. Namun demikian, Fakhri menyebut masih ada aspek yang perlu dibenahi di timnya.

Timnas Indonesia U-18 menang besar 6-1 atas Brunei pada matchday tiga Grup A Piala AFF U-18 di Stadion Binh Duong, Sabtu (10/8/2019) sore WIB. Enam gol Garuda Muda masing-masing dicetak oleh Bagus Kaffa (2 gol), Rendy Juliansyah (2 gol), Beckham Putra dan Imam Zakiri.

Pada pertandingan tersebut, Fakhri melakukan rotasi pemain besar-besaran. Ia memberi kesempatan kepada pemain yang belum sempat turun di dua laga awal. Di pos penjaga gawang, Adisatryo menggantikan M. Ernando. Di barisan serang Imam Zakiri dan Saddam main sebagai starter. Tercatat hanya Beckham dan Bagus Kaffa yang tidak dirotasi pada pertandingan tadi.

Timnya menang dengan setengah lusin gol, Fakhri bersyukur bisa melanjutkan tren positif. Akan tetapi, ia menyebut hasil tersebut tidak diraih dengan mudah karena Brunei mampu memberikan sejumlah ancaman berbahaya, terutama di babak kedua.

"Tak lupa saya mengucapkan kembali syukur Alhamdulillah karena ini merupakan kemenangan ketiga kami. Bukan pertandingan yang mudah juga, tapi saya apresiasi kerja tim meski saya menurunkan beberapa pemain yang belum pernah main. Mereka membuktikan bahwa saya bisa mengandalkan mereka," kata Fakhri usai laga.

Fakhri menyayangkan gawang Indonesia harus kemasukan satu gol. Ia melihat gol tersebut disebabkan menurunnya fokus barisan bertahan saat sudah unggul jauh. Ia berharap bisa segera memperbaikinya dan tidak terulang di laga selanjutnya.

"Kemasukan gol tadi saya rasa karena kurangnya komunikasi dan disiplin dalam bertahan antara pemain belakang. Ini pelajaran untuk mereka, terutama untuk pemain yang baru diturunkan,serta kiper," ia memungkasi.

Komentar

Embed Widget
x