Find and Follow Us

Selasa, 17 September 2019 | 21:45 WIB

Piala AFF U-18

Timnas Indonesia U-18 Tetap Serius Lawan Myanmar

Oleh : Reza Adi Surya | Senin, 19 Agustus 2019 | 03:09 WIB
Timnas Indonesia U-18 Tetap Serius Lawan Myanmar
(Foto: pssi.org)
facebook twitter

INILAHCOM, Ho Chi Minh - Timnas Indonesia U-18 akan tetap tampil serius di laga perebutan peringkat tiga Piala AFF U-18 melawan Myanmar. Fakhri Husaini meminta anak asuhnya melupakan kekalahan lawan Malaysia.

Indonesia akan menghadapi Myanmar, Senin (19/8) pukul 16.30 WIB. Sebelumnya, Indonesia dikalahkan Malaysia 3-4 di semifinal, sementara Myanmar ditundukkan Australia 1-2.

Perjalanan David Maulana dan kawan-kawan dalam turnamen ini tidak bisa dibilang mudah, banyak pelajaran yang bisa mereka ambil, untuk dijadikan pengalaman berharga.

Mulai dari penyisihan Grup A, terbilang positif. Laga pembuka mereka sukses mengalahkan Filipina dengan skor 7-1, kemudian mengalahkan Timor Leste dengan skor telak 4-0, Brunei Darussalam dibungkam 6-1, menang tipis 2-1 melawan Laos dan terakhir ditahan imbang Myanmar 1-1. Sementara di semifinal, mereka harus mengakui keunggulan Malaysia 4-3.

Kini, Indonesia kembali akan menghadapi Myanmar, lawan di penyisihan Grup A yang kala itu berakhir imbang 1-1.

"Saya sudah mengetahui lawan kami berikutnya, Myanmar. Saya katakan ke pemain, jangan terlalu lama larut dalam kekecewaan, mereka masih harus fokus dan konsentrasi kembali, karena ada satu laga penting lainnya," ujar Fakhri, di laman resmi PSSI.

"Ada dua hal yang diperbaiki oleh tim, pertama fisik, karena pertandingan kemarin sangat menguras fisik mereka, apalagi bermain di lapangan becek. Kedua adalah psikis mereka, mereka pasti merasa terpukul dan kecewa. Dua hal itu yang kami perbaiki. Pagi tadi kami latihan ringan di sekitar hotel, namun hanya pemain yang kemarin belum bermain saja. Sore kami latihan lagi, dengan menu yang sama ditambah pemulihan fisik bagi mereka yang kemarin bermain," tambahnya.

Melawan Myanmar, Fakhri berpesan ke pemain untuk tetap berikan yang terbaik di pertandingan terakhir ini.

"Myanmar tak ubahnya saat kita berjumpa di babak Grup A. Hanya saya lihat, mereka sedikit mengubah taktik ketika melawan Australia. Secara keseluruhan, lawan kami itu tetap dengan strategi menekannya," ungkapnya.

"Mereka bermain militan, organisasi pertahanannya juga bagus, bukan juga lawan yang mudah untuk dikalahkan. Pertandingan besok, sama pentingnya seperti laga-laga kami sebelumnya. Saya harap pemain bisa memberikan yang terbaik dan meraih kemenangan di laga terakhir ini," tandasnya.

Komentar

Embed Widget
x