Find and Follow Us

Selasa, 10 Desember 2019 | 22:36 WIB

PSSI Ajukan Surabaya Sebagai Venue Piala Dunia U20

Oleh : Arif Budiwinarto | Selasa, 27 Agustus 2019 | 15:03 WIB
PSSI Ajukan Surabaya Sebagai Venue Piala Dunia U20
Sekretaris PSSI Jawa Timur, Amir Burhanuddin - (Foto: Istimewa)
facebook twitter

INILAHCOM, Surabaya - PSSI memasukkan Kota Surabaya sebagai salah satu kota calon penyelenggara Piala Dunia U-20 2021. Federasi sudah mengantongi persetujuan dari Walikota Surabaya, Tri Rismaharini.

Sekretaris PSSI Jawa Timur, Amir Burhanuddin, menjelaskan pertemuan dengan Walikota Surabaya merupakan instruksi dari PSSI pusat guna meminta persetujuan mengajukan Kota Surabaya sebagai salah satu kota calon tuan rumah Piala Dunia U-20 2021.

"Kami hari ini membawa mandat dari PSSI Pusat menghadap Bu Risma untuk minta persetujuan dan Alhamdulillah beliau menyetujuinya," ungkap Amir.

Pertemuan tersebut sekaligus memperjelas berita yang sempat beredar sebelumnya bahwa FIFA sudah menunjuk Surabaya sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20 2021.

Seperti diketahui Pemerintah Indonesia melalui PSSI ikut bidding tuan rumah Piala Dunia U-21 yang akan digelar pada 2021 mendatang. PSSI sudah memutuskan 10 stadion termasuk GBT akan menjadi venue, sembilan stadion lainnya adalah Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) Jakarta, Stadion Patriot Bekasi, Stadion Wibawa Mukti Cikarang, Stadion Mandala Krida Yogyakarta, Stadion Pakansari Cibinong, Stadion Manahan Solo, Stadion Jakabaring Palembang, Stadion I Wayan Dipta Gianyar Bali, dan Stadion Si Jalak Harupat Bandung.

Walikota Surabaya, Tri Rismaharini, menyambut positif kepercayaan PSSI mengusulkan Surabaya sebagai salah satu kota calon tuan rumah gelaran sepakbola dunia usia muda tersebut. Ia menyatakan kesiapan jajaran Pemkot Surabaya untuk memenuhi persyaratan sesuai standar internasional yang diminta FIFA termasuk akses ke stadion, scoring board, lampu dan fasilitas pendukung lainnya.

"Dan saya sangat optimistis karena Surabaya masyarakatnya gila bola. Karena saya pernah ke Brasil, tidak seperti kita yang semua lapisan masyarakatnya gila bola. Dan kami memiliki fasilitas yang tidak kalah dengan Brasil maupun konsorsium Thailand-Myanmar," kata Risma seperti dikutip dari Beritajatim.

"Saya yakin akses dan semua fasilitas sudah berstandar internasional di tahun 2020. Jadi kalau gelarannya 2021, Insya Allah semua sudah terpenuhi," ia memungkasi.

Komentar

x