Find and Follow Us

Rabu, 16 Oktober 2019 | 05:14 WIB

Ricuh Indonesia Vs Malaysia, Menpora Minta Maaf

Oleh : Reza Adi Surya | Sabtu, 7 September 2019 | 00:02 WIB
Ricuh Indonesia Vs Malaysia, Menpora Minta Maaf
Menteri Pemuda dan Olahraga, Imam Nahrawi - (Foto: kemenpora.go.id)
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - Menteri Pemuda dan Olahraga, Imam Nahrawi melakukan pertemuan dengan Menteri Pemuda dan Olahraga Malaysia, Syed Saddiq Syed Abdul Rahman terkait kericuhan laga Indonesia Vs Malaysia. Imam meminta maaf pada Saddiq yang sempat tertahan di stadion.

Pertemuan yang diinisiasi Imam digelar di Hotel Fairmont, Jakarta, Jumat (6/9/2019). Imam didampingi Sesmenpora Gatot S Dewa Broto serta Sekjen PSSI, Ratu Tisha Destria.

Terjadi keicuhan pada laga Kualifikasi Piala Dunia 2022 antara Indonesia melawan Malaysia di dalam dan luar stadion. Pada laga ini, Indonesia kalah dengan skor 2-3. Sejak awal, fans Malaysia sudah mendapat teror dan cacian. Bahkan, mereka sempat tertahan di dalam stadion bersama dengan Saddiq.

"Atas nama masyarakat Indonesia dan pemerintah, kami meminta maaf kepada Pak Saddiq atas peristiwa yang tidak mengenakkan yang dilakukan oleh oknum suporter Indonesia. Tentu sepakbola akan terus menyatukan kita semua seluruh masyarakat di muka bumi ini termasuk persahabatan yang begitu mendalam antara Indonesia dan Malaysia," ujar Imam.

"Bagi oknum-oknum suporter yang telah melakukan perusakan tentu harus ditindak dengan tegas oleh aparat kepolisian," tambahnya.

"Kami juga menyampaikan surat permohonan maaf secara tertulis, semoga ini menjadi pelajaran bagi kita semua. Karena nanti di bulan November, Indonesia akan bertandang ke Malaysia. Kami sepakat sebelum kita bertanding di Malaysia, Indonesia dengan Malaysia akan bertemu secara informal," kata Imam.

Sementara itu, Saddiq memastikan, Indonesia dan Malaysia akan selalu bersama dan silaturahmi akan terus berlanjut.

"Kita ini sahabat serumpun karena itu, saya pastikan bahwa Indonesia akan tetap bersama, silaturahim akan terus berlanjut. Dan kita akan menyelesaikan masalah ini secara bersama-sama," tuturnya.

"Saat Indonesia akan bertanding di Malaysia pada bulan November nanti, kita pastikan menolak budaya kekerasan. Sepakbola bagian dari menyatukan kita semua tapi bukan memisahkan kita. Saya berharap apa yang terjadi saat pertandingan Indonesia melawan Malaysia tidak terulang lagi," tutup Saddiq.

Komentar

x