Find and Follow Us

Senin, 16 September 2019 | 17:58 WIB

Ujicoba Internasional

Kalah dari Iran, Indonesia Lemah dalam Transisi

Oleh : Arif Budiwinarto | Sabtu, 7 September 2019 | 21:30 WIB
Kalah dari Iran, Indonesia Lemah dalam Transisi
(Foto: Istimewa)
facebook twitter

INILAHCOM, Bekasi - Timnas Indonesia U-19 menelan kekalahan 2-4 dari Iran U-19 dalam laga uji coba internasional. Pelatih Fakhri Husaini menilai timnya masih belum kompak.

Bermain di Stadion Patriot Candrabhaga, Sabtu (7/9/2019) sore WIB, Indonesia kemasukan gol di menit ke-14 lewat tendangan penalti Yasin Salmani. Indonesia hampir saja menyamakan skor andai sepakan Fajar Faturrahman di menit ke-36 tidak menyamping tipis dari gawang Iran. Skor 0-1 bertahan hingga jeda.

Di babak kedua, Fakhri melakukan sejumlah pergantian. Indonesia mampu menyamakan skor pada menit ke-47 lewat gol Fajar Faturrahman meneruskan umpan terukur Beckham Putra dari sisi kanan kotak penalti Iran.

Usai kemasukan gol penyeimbang, Iran lebih sering menekan Indonesia lewat sisi lebar lapangan. Mereka berusaha memanfaatkan keunggulan postur tinggi dengan melakukan umpan-umpan lambung langsung ke area penalti Indonesia.

Benar saja, gawang Indonesia kemasukan dua gol dari Iran lewat skema umpan silang yang diselesaikan oleh Ali Sobhani dan Aria Barzegar. Gawang Indonesia kemasukan gol keempat lewat aksi Mahdi yang lepas dari jebakan offside.

Tertinggal tiga gol, Indonesia terus berusaha mencari gol. Hasilnya, Amiruddin Bagus Kahfi mampu membobol gawang Iran di menit ke-86. Skor 2-4 bertahan hingga laga usai.

Meskipun gagal memetik kemenangan, Fakhri tidak terlalu kecewa dengan performa timnya. Ia mengaku puas dengan semangat juang pemainnya.

"Tapi secara permainan saya juga cukup puas di luar dari 4 gol. Kami mulai laga dengan cukup baik, kami kebobolan setelah Iran mendapatkan penalti di babak pertama. Kami samakan kedudukan, setpiece corner kemudian gol, ketiga free kick, satu-satunya gol open play keempat," kata Fakhri usai laga.

Yang menjadi catatan Fakhri dari laga tersebut adalah timnya kurang kompak dalam melakukan transisi permainan saat mendapat serangan cepat dari Iran. Lini belakang juga dinilai masih butuh banyak perbaikan.

"Sebenarnya kalau kami lihat di babak kedua Iran lebih banyak menerima serangan kami buat sendiri. Brylian melakukan kesalahan karena kami buat itu dimanfaatkan pemain lawan. Babak pertama kedua tak banyak perubahan. Bisa membahayakan masuk ke dalam kotak penalti mereka. Tiga gol terjadi, kami tidak dalam dominasi Iran."

"Transisi negatif di babak kedua. Ada beberapa masalah. Ketika lini-lini sudah mulai kelihatan bekerja sendiri-sendiri, menyerang-menyerang, bertahan-bertahan susah mempertahankan gawang. Di luar kontrol kami ya. Sudah kami lakukan sebenarnya mengikuti gol di awal-awal. Kemasukan gol dalam waktu cukup cepat mereka kelihatan panik," Fakhri menutup.

Timnas Indonesia U-19 akan kembali menghadapi Iran di Stadion Mandala Krida, DIY, pada 11 September mendatang. Uji coba ini merupakan rangkaian persiapan jelang berlaga di Kualifikasi Piala Asia U-19 2019 yang akan digelar pada November 2019.

Indonesia berada di Grup K bersama Korea Utara, Hong Kong, dan Timor Leste.

Komentar

Embed Widget
x