Find and Follow Us

Selasa, 15 Oktober 2019 | 16:18 WIB

Didesak Mundur dari Timnas, Ini Kata McMenemy

Oleh : Arif Budiwinarto | Rabu, 11 September 2019 | 10:20 WIB
Didesak Mundur dari Timnas, Ini Kata McMenemy
Simon McMenemy - (Foto: inilahcom)
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - Simon McMenemy didesak mundur dari kursi pelatih menyusul kekalahan Timnas Indonesia dari Thailand. Simon menyebut permintaan tersebut tidak realistis.

Indonesia kembali menelan pada pertandingan Kualifikasi Piala Dunia 2022. Bermain di depan publik Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta, Selasa (10/9/2019) malam WIB, skuad Garuda kalah telak 0-3 dari Thailand.

Ini menjadi kekalahan kedua beruntun Indonesia di laga kompetitif bersama Simon McMenemy, sebelumnya mereka juga kalah di tempat yang sama dari Malaysia 2-3.

Fans yang kecewa meneriakkan "Simon Out...Simon Out" dari tribun serta ramai di dunia maya dengan tagar #simonout. Pelatih asal Skotlandia itu dinilai tak mampu memberikan perbaikan performa dan hasil akhir timnas Indonesia sejak menggantikan Bima Sakti akhir tahun lalu.

Simon tak terkejut mengetahui desakan mundur dari fans. Dalam sepakbola tekanan seperti itu biasa terjadi. Namun, ia lebih menyoroti ekspektasi fans Indonesia yang menginginkan hasil instan tanpa melihat fakta di lapangan.

Thailand yang kini dibesut Akira Nishino, mantan pelatih Timnas Jepang di Piala Dunia 2018, datang bermaterikan pemain-pemain terbaiknya, salah satunya Chanatip Songkrasin, yang bersinar di J-League. Melihat fakta tersebut, fans harusnya menyadari bukan perkara mudah menang dari Thailand, apalagi Timnas Indonesia saat ini baru enam bulan dibentuk.

"Ya, saya masih pantas," kata Simon saat ditanya apakah dirinya masih pantas melatih timnas Indonesia.

"Tidak masalah dengan suporter, mereka selalu punya opini sendiri, tetapi tidak mewakili seluruh masyarakat Indonesia sebanyak 250 juta jiwa. Sepakbola memang seperti ini. Saya paham kami bermain home dan kami melawan tim dengan salah satu gelandang terbaik di Liga Jepang."

"Saya kaget dengan ejekan suporter, kadang ekspektasi tidak realistis. Kalau berbicara realistis, pasti semua tahu Indonesia tidak juara Piala Dunia. Kalau ada yang bilang sebaliknya, maka kami bukan hidup di planet yang sama," pungkas mantan pelatih Bhayangkara FC.

Dengan hasil tersebut, Thailand sementara memimpin klasemen Grup G Kualifikasi Piala Dunia 2022 dengan mengemas nilai 4 hasil dari sekali imbang sekali menang, sementara Indonesia di posisi terbawah dengan nilai nol dari dua laga.

Selanjutnya, Indonesia akan memainkan laga away ke Vietnam pada Oktober mendatang.[rza]

Komentar

Embed Widget
x