Find and Follow Us

Sabtu, 19 Oktober 2019 | 16:36 WIB

Kalah dari Thailand, Langkah Indonesia Makin Berat

Oleh : Arif Budiwinarto | Rabu, 11 September 2019 | 11:28 WIB
Kalah dari Thailand, Langkah Indonesia Makin Berat
(Foto: inilahcom/Eusebio Chrysnamurti)
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - Kekalahan dari Thailand menambah berat langkah Indonesia di Kualifikasi Piala Dunia 2022. Indonesia belum meraih poin dari dua laga yang sudah dimainkan.

Bermain di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta, Selasa (10/9/2019) malam kemarin, Indonesia harus mengakui keunggulan Thailand 0-3. Tiga gol tim tamu masing-masing dicetak Supachok Saarachat (2 gol) serta gol penalti Teerathron Bunmathan.

Dengan hasil tersebut, Thailand sementara memimpin klasemen Grup G Kualifikasi Piala Dunia 2022 dengan mengemas nilai 4 hasil dari sekali imbang sekali menang. Indonesia berada di posisi terbawah, dari dua pertandingan yang sudah dimainkan skuad asuhan Simon McMenemy belum meraih poin.

Indonesia menjadi satu-satunya negara yang belum meraih poin dari dua laga awal. Uni Emirat Arab yang baru bermain sekali mampu meraih 3 poin usai mengalahkan Malaysia 2-1, Selasa (10/9/2019) kemarin. Hasil tersebut menempatkan UEA di posisi dua menggeser Malaysia ke peringkat tiga, Harimau Malaya harus turun ke peringkat tiga meski punya poin yang sama (3) tetapi dengan jumlah laga dimainkan lebih banyak (2).

Di posisi empat ada Vietnam yang sudah mengemas nilai 1 hasil dari bermain imbang 0-0 melawan Thailand di matchday pertama.

Langkah Indonesia bersaing di Grup G bertambah berat setelah kehilangan poin di dua laga home, pasalnya empat laga tersisa tim asuhan Simon McMenemy cuma sekali lagi main di kandang sisanya tiga kali memainkan laga away.

Pada pertandingan Oktober mendatang, Indonesia akan memainkan laga away perdana ke UEA pada 10 Oktober. Lima hari berselang, Tim Merah Putih menjamu Vietnam di laga home terakhir.

Setelah itu, Beto Goncalves dkk berturut-turut akan bertandang ke Malaysia pada November 2019 serta Thailand pada Maret 2020.

Tugas berat dipikul Indonesia, jika ingin lolos ke fase selanjutnya Indonesia minimal harus bisa menyegel posisi runner-up untuk kemudian bersaing dengan negara lain memperebutkan status runner-up terbaik.

Artinya, Indonesia tak boleh sekalipun kalah dari empat laga tersisa bila ingin menjaga asa mendekat ke Piala Dunia 2022 di Qatar.

Meskipun terbilang berat, optimisme tetap disuarakan Irfan Bachdim. Ia meminta para pemain agar belajar dari dua hasil buruk dan segera bangkit.

"Seperti kata pelatih, setuju, pertama kita main bagus, kita menghadapi tim yang berpengalaman. Kita bermain defensif, tapi kita tahu mereka datang dan bermain menyerang," kata Irfan dalam jumpa pers usai laga.

"Tadi kita masuk lapangan sebagai underdog, tapi kita bisa beri perlawanan. Saya tak mau menyalahkan pemain, selanjutnya kita main away, dan kami harus move on," ia memungkasi.[rza]

Komentar

x