Find and Follow Us

Sabtu, 19 Oktober 2019 | 11:35 WIB

Persib Imbang, Roberts: Hasil Tak Sesuai Harapan

Oleh : Arif Budiwinarto | Kamis, 19 September 2019 | 01:03 WIB
Persib Imbang, Roberts: Hasil Tak Sesuai Harapan
(Foto: persib)
facebook twitter

INILAHCOM, Soreang - Persib Bandung harus puas bermain imbang 1-1 melawan Semen Padang FC (SPFC) pada lanjutan pertandingan Liga 1 2019. Robert Rene Alberts kecewa melihat permainan dan hasil akhir tidak sesuai harapan.

Persib menjamu Semen Padang di Stadion Si Jalak Harupat, Soreang, Kabupaten Bandung, Rabu (18/9/2019) sore WIB. Sejak awal pertandingan, Persib lebih mendominasi penguasaan bola. Mereka banyak melakukan serangan melalui sisi lebar lapangan serta bola panjang ditujukkan ke Ezechiel N'Douassel serta Kevin van Kippersluis.

Tuan rumah terlebih dulu unggul pada menit ke-20 lewat gol Ghozali Siregar. Berawal dari umpan terukur Esteban Vizcarra kepada Ghozali yang berada di sisi kanan kotak penalti Semen Padang, ia kemudian melepaskan sepakan kaki kiri keras yang gagal diredam Teja Pakualam. Skor 1-0 bertahan hingga turun minum.

Empat menit babak kedua berjalan, Semen Padang yang mengandalkan serangan balik cepat mampu menyamakan skor jadi 1-1. Diawali aksi Vanderlei Francisco yang melewati Kuiper lalu mengirimkan umpan silang. Karl Marx Barthelemy dengan mudah membelokkan bola dengan sundulan kepala. Skor berubah jadi 1-1.

Persib sebenarnya punya peluang mencetak gol kedua lewat titik penalti menyusul pelanggaran kepada Ezechiel di kotak penalti pada menit ke-63. Sayang, eksekusi Ezechiel melambung tinggi dari gawang. Skor 1-1 menutup laga.

Usai laga, Robert Rene Alberts tak bisa menutupi perasaan kecewanya. Ia menyebut skema permainan yang diinstruksikan tidak bisa dijalankan dengan baik oleh pemainnya serta buruknya penyelesaian akhir yang menyebabkan cuma bisa bikin satu gol.

"Saya menganalisa, secara keseluruhan pertandingan ini berjalan sangat lambat. Kami juga memulai dengan tempo lambat. Hasil yang benar-benar tidak kami harapkan," ujar Roberts.

"Selepas gol yang diciptakan Ghozali (Siregar), saya instruksikan agar bermain lebih agresif. Tapi, kami tetap dengan gaya bermain bola panjang dan tentunya itu bukan rencana yang kami terapkan," ia menambahkan.

Pelatih asal Belanda itu juga menyoroti kegagalan Ezechiel mengeksekusi penalti. Menurut Roberts protes yang dilakukan pemain Semen Padang ikut mempengaruhi fokus eksekutor penalti.

"Saya rasa itu memang benar harus penalti. Semen Padang berusaha menunda-nunda, bahkan berusaha menghentikan permainan. Itu memang mengganggu konsentrasi striker (Ezechiel N'douassel). Tapi, sebagai pemain profesional dan kapten Tim Nasional Chad dia harusnya bisa kembali berkonsentrasi lagi sebelum mengambil tendangan penalti," pungkas mantan pelatih PSM Makassar.

Hasil tersebut membuat Persib tertahan di posisi ke-11 klasemen Liga 1 dengan 21 poin sementara Semen Padang masih betah di posisi ke-18 dengan 12 poin.

Sumber: Persib

Komentar

x