Find and Follow Us

Selasa, 12 November 2019 | 13:49 WIB

Imran Nahumarury Soroti Persiapan Timnas

Oleh : Andi Putra | Jumat, 18 Oktober 2019 | 12:51 WIB
Imran Nahumarury Soroti Persiapan Timnas
Imran Nahumarury - (Foto: Istimewa)
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - Legenda tim nasional Indonesia, Imran Nahumarury, menyoroti persiapan skuad Garuda menyusul hasil buruk yang diraih pada kualifikasi Piala Dunia 2022 zona Asia.

Timnas Indonesia gagal meraih satu pun kemenangan dari empat pertandingan di penyisihan grup G, dan kini mereka berada di dasar klasemen dengan poin nol.

Dengan serangkaian hasil buruk tersebut, pelatih kepala timnas Indonesia Simon McMemeny didesak untuk mundur dari kursi kepelatihan.

Namun, menurut Imran Nahumarury kegagalan timnas tersebut tak selalu hanya kesalahan pelatih saja, tapi kita juga harus melihat kembali ke belakang faktor-faktor apa saja yang membuat kalah.

"Sepak bola kita tidak bisa lihat hanya satu sudut pandang saja, sepak bola harus dilihat secara luas. Oke kita kalah empat kali tapi kita balik ke belakang lagi mengapa kita kalah," kata Imran ketika dihubungi INILAHCOM.

"Di sepak bola itu ada tiga eleman penting ada pemain, pelatih, manajemen (PSSI). Pelatih menyiapkan konsep dan program, para pemain tentu diharapkan datang dalam keadaan bugar, dan PSSI menyiapkan fasilitas seperti uji coba," jelasnya.

"Memang kita harus kita akui bahwa timnas kita jauh dari harapan. Tapi siapa pun pelatih yang datang dalam situasi seperti ini ia akan sama seperti Simon McMeneny. Pelatih tidak akan sukses kalau tidak diimbangi dengan pemain-pemain yang dalam hal ini kondisi bugar."

"Kita jangan terlalu menyalahkan pelatih. Karena kalau menyalahkan pelatih ini akan terjadi terus menerus, setiap kalah pelatih disuruh mundur. Maksud saya ke depannya coba kita lihat dari sudut lain, persiapan Indonesia sudah cukup atau belum, sukses sebuah tim itu harus diawali dengan persiapan yang matang."

"Jadi tiga elemen ini (pemain, pelatih, dan manajemen) harus sama-sama bersatu, tidak bisa berjalan terpisah. Jangan berbicara prestasi kalau kita tidak memiliki persiapan yang matang," pungkasnya menutup.

Komentar

Embed Widget
x