Find and Follow Us

Kamis, 21 November 2019 | 08:43 WIB

Salah Satu Malam yang Gila bagi Chelsea di UCL

Oleh : Arif Budiwinarto | Rabu, 6 November 2019 | 10:06 WIB
Salah Satu Malam yang Gila bagi Chelsea di UCL
Pelatih Chelsea, Frank Lampard - (Foto: GettyImages)
facebook twitter

INILAHCOM, London - Skuad muda Chelsea baru saja mengalami malam yang gila pada matchday empat Liga Champions Eropa. Bagaimana tidak, sempat tertinggal tiga gol, The Blues hampir saja menang di akhir laga.

Chelsea menjamu Ajax di Stamford Bridge, Rabu (6/11/2019) dini hari WIB. Laga baru berjalan dua menit, gawang The Blues sudah kemasukan gol bunuh diri yang dibuat Tammy Abraham. Tiga menit berselang, Jorginho mampu menyamakan skor lewat sepakan penalti.

Drama dimulai, Ajax menutup babak pertama dengan keunggulan 1-3 setelah dapat tambahan dua gol masing-masing dari Quincy Promes pada menit ke-20 kemudian gol bunuh diri kiper Kepa Arrizabalaga pada menit ke-35.

Babak kedua berjalan 10 menit, Ajax menjadikan skor 1-4 lewat gol Donny van de Beek. Tertinggal tiga gol, mentalitas serta kepercayaan diri skuad muda Chelsea diuji.

Gol Cesar Azipilicueta pada menit ke-63 menjadi titik balik Chelsea. Diuntungkan dengan dua kartu merah yang diterima Daley Blind (68') serta Joel Veltman (69), Tim London Biru mampu mengejar ketertinggalan dan menyamakan skor jadi 4-4 berkat gol kedua Jorginho lewat penalti pada menit ke-71 kemudian Reece James tiga menit berselang.

Chelsea sebenarnya bisa mencetak gol kelima pada menit ke-79, namun wasit menganulir gol Azpilicueta setelah meninjau tayanga VAR. Azpilicueta dianggap melakukan pelanggaran sebelum mencetak gol.

Ini merupakan kali kedua Chelsea bermain imbang 4-4 di Liga Champions Eropa. Sebelumnya, mereka pernah mengalaminya saat jumpa Liverpool di perempatfinal. Pada leg kedua, The Blues yang tertinggal dua gol mampu memaksakan hasil imbang 4-4 di Stamford Bridge. Hasil tersebut meloloskan Chelsea ke semifinal setelah unggul agregat 7-5.

"Ini malam yang gila. Fans Chelsea pasti tahu cerita kami di Liga Champions. Saya pikir tak banyak yang bisa Anda bandingkan dengan hasil sekarang. Saya tahu kami pernah bermain 4-4 melawan Liverpool, dan beberapa pertandingan gila lainnya. Sulit untuk melihatnya dalam banyak perspektif," kata pelatih Chelsea, Frank Lampard.

Lampard lega timnya mampu mengamankan satu poin di kandang, namun demikian ia juga menggarisbawahi sejumlah kekurangan yang perlu segera diperbaiki Chelsea agar situasi tersebut tak terulang di laga berikutnya.

"Saat kami kemasukan gol di babak pertama adalah kombinasi dari penurunan performa, serta beberapa ketidakberuntungan. Saya merasa kami mulai bisa mengendalikan pertandingan karena pressing berjalan bagus. Kami cuma perlu lebih sering berada di area sepertiga lawan."

"Kami mungkin kecewa tidak bisa menang, tetapi setelah tertinggal 4-1 (lalu imbang 4-4) itu jadi hasil yang bagus," ia memungkasi.

Dengan tambahan satu poin, Chelsea sementara memimpin klasemen Grup H dengan nilai tujuh, unggul head-to-head dari Ajax yang mengemas nilai sama di urutan dua.

Sumber: Chelsea

Komentar

Embed Widget
x