Find and Follow Us

Senin, 9 Desember 2019 | 23:12 WIB

PSSI Tunggu Evaluasi Tentukan Kontrak Baru Fakhri

Oleh : Arif Budiwinarto | Selasa, 12 November 2019 | 11:10 WIB
PSSI Tunggu Evaluasi Tentukan Kontrak Baru Fakhri
Fakhri Husaini - (Foto: Inilahcom)
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - PSSI akan mengevaluasi Fakhri Husaini sebelum memutuskan apakah memberi kontrak baru atau tidak pada juru taktik 54 tahun.

Kontrak Fakhri sebagai pelatih Timnas Indonesia U-19 telah berakhir setelah berhasil meloloskan Garuda Muda ke putaran final Piala Asia U-19 2020 di Uzbekistan. Di bawah asuhan Fakhri, David Maulana dkk tampil cukup bagus sepanjang kualifikasi dimana mereka lolos sebagai juara grup mengungguli juara Piala Asia U-19 tiga kali, Korea Utara.

Sekjen PSSI, Ratu Tisha Destria, mengatakan sampai saat ini federasi belum bisa memastikan apakah akan memberi kontrak baru pada Fakhri. Tisha menjelaskan perlu melewati proses penilaian dari Direktur Teknik, Danurwindo, sebelum akhirnya Ketum dan Komite Eksekutif (Exco) membuat keputusan.

"Jadi evaluasi awalnya dilakukan di area teknis dulu bersama area Departemen Teknik. Setelah itu rekomendasi akan diberikan kepada ketua umum PSSI serta komite eksekutif (Exco). Jadi memang harus ada prosedur evaluasi sebelum PSSI membuat keputusan kontrak masa kerja selanjutnya. Setelah itu baru diputuskan rencana dan persiapan ke depan," ungkap Tisha di Jakarta, Senin (11/11/2019) kemarin.

Tisha menambahkan nantinya Direktur Teknik bukan hanya melakukan evaluasi pada kinerja Fakhri, tetapi juga membuat perencanaan serta persiapan menghadapi Piala Asia U-19 dan Piala Dunia U-20. Setelah itu, Direktur Teknik akan mengirimkan rekomendasi kepada pengambil keputusan.

"Nanti evaluasi dan rekomendasi akan disampaikan kepada ketum dan exco. Nanti rencana dan persiapan ke depan, nanti kita putuskan," lanjut Tisha.

Melihat pencapaian dan kinerja Fakhri bersama Timnas Indonesia U-19 yang dinilai positif, Tisha mengindikasikan kemungkinan besar PSSI akan mempertahankan pria asal Aceh sebagai pelatih Indonesia U-19.

"Saat ini baru pelatih Fakhri dan Indra Sjafri yang berpengalaman menjalani Piala Asia hingga babak delapan besar. Lebih dari itu, pelatih kita belum memiliki pengalaman. Jadi kami harus terus mendukung pelatih lokal untuk menaikkan level di Asia," pungkasnya.

Komentar

x