Find and Follow Us

Rabu, 11 Desember 2019 | 08:02 WIB

Jakarta Seven Soccer Pertama Digelar di Jakarta

Oleh : Arif Budiwinarto | Selasa, 19 November 2019 | 20:05 WIB
Jakarta Seven Soccer Pertama Digelar di Jakarta
(Foto: Istimewa)
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - Turnamen sepak bola internasional usia muda pertama di Indonesia bertajuk Jakarta Seven Soccer (J7S) bakal digelar di Jakarta. 36 tim dari empat negara Asia Tenggara akan berpartisipasi pada ajang ini.

Jakarta Seven Soccer akan berlangsung di Persija Academy Football Field (PAFF), Jakarta Timur, pada 23-24 November 2019. Pada gelaran perdana ini, tim-tim dari Indonesia akan bersaing dengan beberapa tim tangguh dari Singapura, Malaysia dan Vietnam.

Mengusung sepak bola tujuh lawan tujuh (7v7), J7S menjadi kesempatan pada pesepak bola muda Indonesia merasakan atmosfer dan persaingan ketat melawan tim yang berasal dari berbagai negara.

J7S 2019 akan mempertandingkan tiga kategori usia, dari total 36 tim yang akan bertanding terdiri dari 20 tim U-14, delapan tim U-10 dan delapan tim U-12. Berbeda dengan turnamen usia muda lainnya, J7S akan menggunakan format pertandingan berbeda dimana setiap tim akan memiliki lawan yang lebih seimbang setelah melalui babak kualifikasi.

Suhendra Marjuki selaku Managing Director INAFOOTBALL terdorong menggelar turnamen sepak bola internasional usia dini bertajuk J7S untuk berkontribusi percepatan pembangunan sepak bola nasional sesuai dengan Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 3 Tahun 2019.

"Pengalaman saya mengikuti tim-tim Indonesia ikut turnamen usia muda internasional di luar negeri harus berani membayar harga mahal. Sebagai contoh, di Gothia Cup mereka harus menyiapkan dana Rp 400 juta juga di Singha Cup," kata Suhendra dalam jumpa pers di Jakarta, Selasa (19/11/2019) siang WIB.

"Saya kemudian berpikir kenapa sih Indonesia gak punya turnamen sepakbola internasional untuk kelompok umur, padahal di turnamen-turnamen luar negeri banyak sekali klub-klub Indonesia yang berlaga," ia menambahkan.

Lebih lanjut, Suhendra mengatakan panitia sudah menyiapkan hadiah menarik bagi para juara di setiap kelompok umur. Sesuai dengan aturan FIFA, panitia tidak menyiapkan hadiah uang tunai tapi menggantinya dengan benefit lain.

"Hadiahnya tidak ada uang, karena sesuai peraturan FIFA. Dikhawatirkan akan membuat menghilangkan semangat kompetisi. Untuk Juara 1 Gold akan mendapatkan trofi serta free registration untuk turnamen J7S tahun mendatang," lanjut Suhendra.

Turnamen J7S mendapat dukungan dari PSSI, federasi akan mengirimkan perangkat pertandingan yang pernah bertugas pada kompetisi resmi sepak bola usia muda.

"Dari kita (PSSI), J7S sangat mendukung untuk perkembangan usia muda. Kedepannya mereka mampu bekrompetisi dengan anak-anak negara lain. Bentuk dukungannya, kami memberikan rekomendasi pada acara tersebut. Harapannya, J7S bisa dilaksanakan setiap tahun," kata Novari ihsan Arilaha, Komisi Wasit Asosiasi Provinsi PSSI DKI Jakarta, dalam kesempatan yang sama.

"Selain rekomendasi, PSSI juga akan memberikan perangkat pertandingan. Untuk pertandingan J7S, PSSI menugaskan wasit yang pernah memimpin pertandingan Elite Pro Academy (U-18)," tambah Novari.

Komentar

x