Find and Follow Us

Rabu, 29 Januari 2020 | 00:06 WIB

Tinggalkan Turki Hakan Sukur Jadi Sopir Uber AS

Oleh : Arif Budiwinarto | Selasa, 14 Januari 2020 | 16:04 WIB
Tinggalkan Turki Hakan Sukur Jadi Sopir Uber AS
Hakan Sukur - (Foto: Istimewa)
facebook twitter

INILAHCOM, California - Lama tak terdengar kabarnya, mantan pemain timnas Turki, Hakan Sukur, kini menekuni profesi sebagai sopir transportasi online di Amerika Serikat.

Saat masih berkarier sebagai pesepakbola profesional, Hakan Sukur pernah memperkuat sejumlah klub Eropa yakni Inter Milan, Torino, Parma dan Galatasaray yang menjadi klub terakhirnya. Di level timnas, Hakan pernah berjasa membawa Turki meraih tempat ketiga pada Piala Dunia 2002.

Setelah memutuskan pensiun dari sepakbola pada 2008, Hakan banting stir berkecimpung di dunia politik dan terpilih sebagai anggota parlemen. Namun, pada 2011 jalan hidupnya berubah drastis setelah Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan, memerintahkan penangkapan Hakan Sukur dan beberapa politikus lain yang diduga terlibat merencanakan kudeta.

Akibat tuduhan tersebut, Hakan dan keluarganya tak bisa menjalani hidup layak di Turki. Haknya sebagai warga negara direnggut, selain itu tak jarang anggota keluarganya mendapat perlakuan tidak menyenangkan.

"Saya sudah tidak punya apa-apa lagi, Erdogan mengambil segalanya: hak kebebasan saya, kebebasan berpendapat dan hak untuk mendapatkan pekerjaan," ungkap Hakan dalam wawancara dengan koran Jerman, Welt am Sonntag.

"Tak ada seorang pun yang bisa menjelaskan peran saya pada tuduhan kudeta yang ditujukan pada saya. Saya tidak pernah melakukan tindakan melawan hukum, saya bukan pengkhianat atau pun teroris."

"Saya mungkin musuh bagi pemerintahan Erdogan, tetapi tidak memusuhi negara Turki. Saya mencintai negara ini. Setelah keluar dari lingkup pemerintahan Erdogan, saya mulai menerima berbagai ancaman. Toko istri saya diserang, anak saya mendapat perlakukan kasar, ayah saya dijebloskan ke penjara dan semua aset saya disita," ia menambahkan.

Menghadapi situasi pelik tersebut, Hakan kemudian memutuskan pindah ke Amerika Serikat dan memulai kehidupan baru. Di Negara Paman Sam, Hakan sampai rela melakoni profesi sebagai sopir transportasi online.

"Jadi, saya pindah ke Amerika Serikat, awalnya membuka usaha di California, tetapi orang tak dikenal mengacak-acak bar. Sekarang saya pengemudi Uber dan menjual buku," ia memungkasi.

Sumber: Football-Italia

Komentar

x